KI-e5ZK09EVjSqXSdkjl-VOSdNo
Sekarang tanggal : 25th October 2014 - *
Home » Blog » Uang Logam Indonesia

Uang Logam Indonesia

8 March , 2013 , Category : Blog

Setelah Indonesia merdeka, berbagai bentuk nominal uang logam Indonesia telah di diterbitkan Indonesia, dengan bahan yang berbeda-beda yaitu ada yang terbuat dari kuningan, nickel, alumunium bahkan yang terbaru berbahan bimetal. Sampai saat ini secara keseluruhan Indonesia telah mengedarkan uang logam sebanyak 15 macam nominal dari nominal yang terkecil yaitu 1 sen sampai yang terbesar 1000 rupiah.

Nominal-nominal Uang Logam Indonesia tersebut adalah:
1 sen, 5 sen, 10 sen, 25 sen, 50 sen (2 jenis), 1 rupiah, 2 rupiah, 5 rupiah (3 jenis), 10 rupiah (3 jenis), 25 rupiah (2 jenis), 50 rupiah (3 jenis), 100 rupiah (4 jenis), 200 rupiah, 500 rupiah (2 jenis), 1000 rupiah ( 2 jenis)

Dari ke 27 jenis nominal tersebut, ditambah satu lagi yang baru diedarkan yaitu Rp.1000 emisi 2010, terdapat lebih banyak lagi variasi emisi tahun, total semuanya terdapat 78 variasi emisi. Tidaklah mudah untuk mengumpulkan semua uang logam tersebut karena ada beberapa emisi-emisi tertentu yang sulit didapatkan dalam kondisi biasa apalagi jika dalam kondisi UNC lebih sulit.

NOMINAL 1 SEN

Terbuat dari bahan alumuniun, tertulis Indonesia 1952 1 sen di bagian depan dan di bagian belakang tertulis tulisan arab 1 sen Indonesia. Uang logam 1 sen Merupakan uang logam nominal terkecil yang pernah diterbitkan oleh pemerintah Indonesia.

Nominal 1 sen 1952

Nominal 1 sen 1952

NOMINAL 5 SEN

Berbahan sama dengan yang nominal 1 sen yaitu terbuat dari alumunium dan mempunyai 2 variasi emisi yaitu 1951 dan 1954. Untuk yang emisi 1951 pada bagian depan tertulis INDONESIA 1951 5 Sen dan untuk emisi 1954 tertulis INDONESIA 1954 5 Sen, di bagian belakang antara emisi 1951 dan 1954 sama yaitu terdapat tulisan arab 5 sen Indonesia

5 sen

Nominal 5 sen emisi 1951 dan 1954

Nominal 5 sen emisi 1951 dan 1954

NOMINAL 10 SEN

Berbahan alumunium, terdapat 3 macam variasi emisi yaitu 1951, 1954 dan 1957. Pada bagian depan terdapat tulisan INDONESIA 10 SEN 1951(untuk yang emisi 1951), INDONESIA 10 SEN 1954 (untuk yang emisi 1954), INDONESIA 10 SEN 1957(untuk yang emisi 1957) pada bagian belakang bergambar lambang Negara Garuda Pancasila pada bagian atas garuda tertulis Indonesia (tulisan arab 1951), (tulisan biasa 1954 dan 1957).

10 sen 1951


10 sen 1954
10 sen 1957 Nominal 10 sen variasi emisi 1951, 1954 dan 1957

NOMINAL 25 SEN

Terbuat dari alumunium dan terdapat 3 macam variasi emisi: 1952, 1955 dan 1957. Di bagian depan terdapat tulisan INDONESIA 25 SEN 1951(untuk yang emisi 1951), INDONESIA 25 SEN 1955 (untuk yang emisi 1955), INDONESIA 25 SEN 1957(untuk yang emisi 1957) pada bagian belakang bergambar lambang Negara Garuda Pancasila pada bagian atas garuda tertulis Indonesia (tulisan arab 1951), (tulisan biasa 1955 dan 1957).

25 sen 1952


25 sen 1955
25 sen 1957 Nominal 25 sen 1952, 25 sen 1955, 25 sen 1957

NOMINAL 50 SEN

Ada 2 jenis nominal 50 sen yang telah diterbitkan oleh Indonesia yaitu:

1. NOMINAL 50 SEN DIPONEGORO

Terdiri dari 4 macam variasi emisi yaitu 1952, 1954, 1955 dan 1957, emisi yang terlangka adalah yang emisi 1954.

Variasi emisi Nominal 50 sen Diponegoro

Variasi emisi Nominal 50 sen Diponegoro

2. NOMINAL 50 SEN ALUMUNIUM

Terdapat 3 macam variasi emisi yaitu emisi 1958, 1959 dan 1961.

Variasi emisi Nominal 50 sen

Variasi emisi Nominal 50 sen

NOMINAL 1 RUPIAH

Terdapat 1 macam saja, yaitu emisi 1970 Bergambar burung dan terbuat dari alumunium.

Nominal 1 rupiah 1970

Nominal 1 rupiah 1970

NOMINAL 2 RUPIAH

Sama halnya dengan 1 rupiah nominal 2 rupiah hanya ada 1 macam saja, yaitu emisi 1970 bergambar bunga juga terbuat dari alumunium.

Nominal 2 rupiah 1970

Nominal 2 rupiah 1970

NOMINAL 5 RUPIAH

1. NOMINAL 5 RUPIAH BURUNG

Berbahan alumunium dan bertahun 1970

Nominal 5 rupiah 1970

2. NOMINAL 5 RUPIAH KELUARGA BERENCANA (KB)

Terdiri dari emisi 1974, 1979, 1995, dan 1996. Unguk yang emisi 1974, disebut juga sebagai 5 rupiah KB (besar) karena mempunyai ukuran yang lebih besar dari emisi 1979, 1995, 1996.

Nominal 5 rupiah 1974 KB (besar)

Nominal 5 rupiah 1974 KB (besar)

Emisi 1979, 1995 dan 1996 berukuran lebih kecil sehingga sering disebut sebagai KB (kecil), berbahan alumunium, yang terlangka yaitu kedua emisi terakhir dan bernilai jual lebih tinggi.

Variasi emisi Nominal 5 rupiah KB (kecil)

Variasi emisi Nominal 5 rupiah KB (kecil)

NOMINAL 10 RUPIAH

1. NOMINAL 10 RUPIAH NICKEL

Hanya terdiri satu emisi yaitu tahun 1971.

Nominal 10 rupiah 1971

Nominal 10 rupiah 1971

2. NOMINAL 10 RUPIAH KUNINGAN

Hanya terdiri dari satu emisi yaitu 1974, bergambar Tabanas.

Nominal 10 rupiah 1974

Nominal 10 rupiah 1974

3. NOMINAL 10 RUPIAH ALUMUNIUM

Tahun 1979, bergambar sama dengan yang tahun 1974 yaitu bergambar tabanas.

Nominal 10 rupiah 1979

Nominal 10 rupiah 1979

NOMINAL 25 RUPIAH

1. NOMINAL 25 RUPIAH NICKEL

Tahun 1971 dengan gambar burung.

Nominal 25 rupiah 1971

Nominal 25 rupiah 1971

2. NOMINAL 25 RUPIAH ALUMUNIUM

Terdapat 6 emisi yaitu: 1991, 1992, 1993, 1994, 1995 dan 1996. Bergambar buah pala. Di antara ke 6 emisi tersebut yang paling sulit ditemukan adalah emisi 1993.

Nominal 25 rupiah variasi emisi lengkap

Nominal 25 rupiah variasi emisi lengkap

NOMINAL 50 RUPIAH

1. NOMINAL 50 RUPIAH NICKEL

Pada nominal 50 rupiah ini bergambar burung cendrawasih, hanya terdiri dari satu emisi yaitu 1971 dan terbuat dari nickel.

Nominal 50 rupiah 1971

Nominal 50 rupiah 1971

2. NOMINAL 50 RUPIAH KUNINGAN

Terdapat gambar binatang komodo, berbahan kuningan yang terdiri dari 8 macam variasi emisi yaitu 1991, 1992, 1993, 1994, 1995, 1996 dan 1998. Di antara emisi-emisi tersebut yang tersulit adalah emisi 1997.

Eemisi Nominal 50 rupiah kuningan

Eemisi Nominal 50 rupiah kuningan

3. NOMINAL 50 RUPIAH ALUMUNIUM

Dengan gambar burung Kepodang, berbahan alumunium. Uang logam ini terdiri dari 3 emisi yaitu 1999, 2001 dan 2002.

Variasi emisi Nominal 50 rupiah alumunium

Variasi emisi Nominal 50 rupiah alumunium

NOMINAL 100 RUPIAH

Sejak tahun 1973 Bank Indonesia telah mengeluarkan berbagai macam nominal 100 rupiah, dimulai dengan nominal 100 rupiah berbahan nickel dan berukuran besar dengan gambar rumah gadang (sering disebut sebagai 100 tebal), lalu digantikan nominal yang lebih tipis (100 tipis) sampai yang terakhir terbuat dari bahan aluminium.

1. NOMINAL 100 RUPIAH NICKEL (TEBAL)

Bergambar rumah gadang (biasa di sebut 100 rupiah tebal) karena mempunyai bentuk yang tebal. Bahannya terbuat dari nickel, hanya terdiri dari 1 variasi saja yaitu tahun 1973.

Nominal 100 rupiah 1973 tebal

Nominal 100 rupiah 1973 tebal

2. NOMINAL 100 RUPIAH NICKEL (TIPIS)

Terbuat dari nikel, mempunyai bentuk dan yang lebih tipis dibandingkan dengan 100 tahun 1973, sehingga emisi 1978 ini biasa di sebut 100 rupiah tipis.

Nominal 100 rupiah 1978 tipis

Nominal 100 rupiah 1978 tipis

3. NOMINAL 100 RUPIAH KUNINGAN

Dengan gambar karapan sapi dan terdiri dari 8 tahun emisi yaitu 1991, 1992, 1993, 1994, 1995, 1996, 1997 dan 1998.

Nominal 100 kuningan

Nominal 100 kuningan

Variasi emisi lengkap 1991-1998 Nominal 100 rupiah kuningan

Variasi emisi lengkap 1991-1998 Nominal 100 rupiah kuningan

4. NOMINAL 100 RUPIAH ALUMUNIUM

Terbuat dari bahan alumunium, dengan gambar burung Kakatua Raja, terdapat 7 tahun emisi,
yaitu 1999, 2000, 2001, 2002, 2003, 2004 dan 2005.

Nominal 100 rupiah aluminium

Nominal 100 rupiah aluminium

variasi emisi 1999 - 2005 Nominal 100 rupiah

variasi emisi 1999 – 2005 Nominal 100 rupiah

NOMINAL 200 RUPIAH

Hanya terdiri dari 1 emisi yaitu 2003. bergambar Jalak Bali dan terbuat dari bahan alumunium.

Nominal 200 rupiah alumunium emisi 2003

Nominal 200 rupiah alumunium emisi 2003

NOMINAL 500 RUPIAH

1. NOMINAL 500 RUPIAH KUNINGAN

Bergambar bunga melati dan angka Rp.500 kecil di bagian bawah, terbuat dari bahan aluminium-perunggu.

Variasi emisi 1991 dan 1992 Nominal 500 rupiah kuningan

Variasi emisi 1991 dan 1992 Nominal 500 rupiah kuningan

Untuk emisi tahun berikutnya yaitu emisi 1997, 2000, 2001, 2002, 2003 memiliki gambar depan yang berbeda yaitu bunga melatinya menjadi kecil dan angka Rp. 500 besar

Variasi emisi 1997, 2000, 2001, 2002, 2003Nominal 500 rupiah kuningan

Variasi emisi 1997, 2000, 2001, 2002, 2003 Nominal 500 rupiah kuningan

2. NOMINAL 500 RUPIAH ALUMUNIUM

Bergambar bunga melati dan Garuda Pancasila dan berbahan alumunium. Tahun emisi yaitu 2003

Nominal 500 rupiah alumunium emisi 2003

Nominal 500 rupiah alumunium emisi 2003

NOMINAL 1000 RUPIAH BIMETAL

Di sebut bimetal karena terbuat dari 2 macam logam (metal). Pada bagian cincin berbahan campuran copper-nickel (tembaga-nikel) dan bagian tengah berbahan brass (kuningan).

Bergambar kelapa sawit dan garuda pancasila dengan tahun penerbitan. Terdiri dari 6 tahun emisi yaitu tahun 1993, 1994, 1995, 1996, 1997 dan 2000

Variasi emisi Nominal 1000 rupiah bimetal

Variasi emisi Nominal 1000 rupiah bimetal

NOMINAL 1000 RUPIAH 2010 (BARU)

Bank Indonesia mengeluarkan nominal 1000 rupiah baru pada bulan Juli 2010. Uang ini terbuat dari bahan Nickel Plated Steel (NPS).

1000 rupiah 2010 penerbitan perdana

1000 rupiah tahun 2010 penerbitan perdana

penjelasan 1000 rupiah 2010

1000 Rupiah 2010

1000 Rupiah 2010

Selain uang logam yang telah disebutkan di atas, Bank Indonesia juga mengeluarkan uang logam yang berbahan perak dan emas dengan nominal yang beragam yaitu nominal 250 rupiah, 750 rupiah, 2000 rupiah, 5000 rupiah, 10000 rupiah, bahkan ada yang 850 ribu rupiah. Uang logam yang berbahan perak dan emas merupakan uang logam peringatan/ edisi khusus, sangat langka karena hanya dikeluarkan dalam jumlah yang sedikit sehingga bernilai tinggi. Untuk uang jenis ini kita akan membahas dilain kesempatan.

Beberapa kolektor ada yang mengoleksi uang logam yang masih terbungkus rol asli keluaran Bank Indonesia. Uang logam yang masih terbungkus rol mempunyai nilai jual lebih tinggi dibandingkan dengan yang sudah terbuka.

uang logam dalam roll BI

Demikian penjelasan mengenai Uang logam Indonesia semoga dapat menambah pengetahuan anda dalam mengoleksi uang yang pernah di keluarkan Indonesia.

*Uang Kuno Indonesia*

Incoming search terms:

  • uang logam indonesia
  • bahan Koin Arab Bimetal
  • harga pasaran uang logam 1000 bimetal
  • mata uang lama indonesia logam 100 tahun 1971
  • uang koin rol
  • uang logam 500 rupiah
  • uang logam tebal 100 tahun 1971
Tags : , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Prefix wayang 200 Gulden

16 August , 2013 , Kategori : Blog

Pembahasan kali ini adalah Prefix wayang 200 Gulden, Berikut ini adalah prefix 200 Gulden: Yang menjadi Prefix pertama wayang 200 Gulden yaitu dimulai dari SU yang bertanggal 23 Mei 1938. Kenapa SU yang menjadi prefix pertama? Alasannya yaitu karena... baca selengkapnya

Uang kuno Seri Wayang 5 Gulden

14 August , 2013 , Kategori : Blog

Siapakah karakter wayang yang ditampilkan pada nominal uang Seri wayang 5 Gulden ini? Uang seri wayang di rancang oleh seorang seniman terkenal berasal belanda yang bernama CA Lion Cachet. CA Lion Cachet juga meracang uang-uang Gulden Nederlansch Bank. Ketika... baca selengkapnya

Uang Kuno Seri ORI I Seratus Rupiah

26 May , 2013 , Kategori : Blog

Seratus Rupiah ORI I merupakan pecahan terbesar pada uang Seri ORI I. Seri ORI itu sendiri terdiri dari 8 macam pecahan diantaranya yaitu: 1 sen, 5 sen, 10 sen, 1/2 rupiah, 1 rupiah, 5 rupiah, 10 rupiah, 100 rupiah.... baca selengkapnya

Seri ORI I Uang Kuno Setengah Rupiah

26 May , 2013 , Kategori : Blog

Uang ORI I terdiri dari 8 macam pecahan/ nominal yaitu, satu sen, lima sen, sepuluh sen, setengah rupiah, satu rupiah, lima rupiah, sepuluh rupiah, seratus rupiah. Pada artikel kali ini saya akan menyampaikan mengenai Uang kuno setengah rupiah/ Rp... baca selengkapnya

Uang Kuno Seri Sukarelawan Sepuluh Sen Tahun 1964

25 May , 2013 , Kategori : Blog

Uang sen Seri sukarelawan/Seri Dwikora itu terdiri dari 5 pecahan diantaranya yaitu pecahan 1 sen, 5 sen, 10 sen, 25 sen dan yang terbesar 25 sen. Pada postingan kali ini saya akan membahas mengenai spesifikasi uang kuno seri sukarelawan... baca selengkapnya


Hotline : 085 876 22 99 22 SMS Center : 085 876 22 99 22 BB Messenger : 7D1EAA48 uangindo8@gmail.com